BANGKO — Suasana hangat dan penuh gelak tawa mewarnai kunjungan dua evaluator UNESCO Global Geopark di Rumah Batik dan Eco Print Kelompok Srikandi, Desa Markeh, Kecamatan Renah Pembarap, Selasa (11/8).
Prof. Dr. Yongmun Jeon (Jeju Island UNESCO Global Geopark, Korea Selatan) dan Mr. Nicolas Klee (Monts D'ardèche UNESCO Global Geopark, Prancis) tampak antusias menjajal langsung proses pembuatan batik lokal.
Dalam agenda peninjauan lapangan tersebut, kedua evaluator dunia itu tidak hanya melihat koleksi batik cap dan tulis, tetapi juga diajak mempraktikkan pembuatan batik cap, batik tulis dan ecoprint.
Momen paling meriah pecah saat proses penempelan motif daun pada kain batik ecoprint. Ketika diminta menginjak kain agar pigmen daun menempel sempurna, Jeon dan Nicolas justru menginjak-injak kain sambil menari hingga memicu tawa para pengrajin dan seluruh warga yang hadir dilokasi.
Usai proses penempelan pigmen, kain batik ecoprint kemudian dikukus atau direbus. Disini, kedua Evaluator UNESCO lagi-lagi terkesima.