Opini Hukum dan Politik
Elas Anra Dermawan, SH
Advokat & Founder LBH NADI
Dalam teori politik modern, legitimasi seorang pemimpin tidak hanya diukur dari keberhasilannya membangun jalan, jembatan, dan gedung-gedung megah.
Kepemimpinan yang berkelanjutan justru lahir dari kemampuan membangun manusia, memperkuat moralitas publik, serta menghadirkan negara di tengah masyarakat.
Di sinilah Program SUBLING (Shalat Subuh Berjamaah Keliling) yang digagas Gubernur Jambi, Al Haris, layak dibaca sebagai sebuah pendekatan kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga sosiologis dan spiritual.
Secara politik, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat melalui masjid merupakan bentuk politik pelayanan (service-oriented politics), yaitu model kepemimpinan yang mengedepankan kedekatan, dialog, dan penyelesaian persoalan masyarakat secara langsung.