Menurut Taufik, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kualitas sekolah tidak ditentukan oleh letak geografis maupun besar kecilnya sekolah.
"SDN Gladak Anyar 3 berada di dalam gang dan sebelumnya tidak banyak dikenal. Namun, berkat kepemimpinan kepala sekolah yang baru sekitar dua tahun, ditambah kolaborasi yang kuat antara guru, orang tua, masyarakat, dan tokoh sekitar, sekolah ini mampu menunjukkan perubahan nyata hingga meraih prestasi di tingkat nasional," katanya.
Ia menjelaskan, berbagai program pembinaan terus dikembangkan di sekolah tersebut, mulai dari kegiatan ekstrakurikuler hingga les berbagai mata pelajaran yang diberikan secara gratis kepada siswa. Dampaknya, prestasi siswa meningkat dan jumlah peserta didik pun terus bertambah.
Taufik berharap keberhasilan SDN Gladak Anyar 3 menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Pamekasan, terutama yang berada di daerah pelosok.
"Sekolah-sekolah tidak perlu minder hanya karena berada di wilayah terpencil atau sebelumnya kurang dikenal. Dengan semangat perubahan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, semua sekolah memiliki peluang untuk berkembang dan berprestasi. Harapan kita adalah terwujudnya sekolah yang dirindukan peserta didik, tempat mereka nyaman belajar, rindu kepada gurunya, rindu suasana belajar bersama, dan pada akhirnya melahirkan prestasi serta perubahan yang nyata," pungkasnya.(*)
