Maulana menjelaskan visi tersebut didukung penuh oleh Gubernur, dan bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa meniru pembangunan kota metropolitan lain. Fokusnya adalah pengembangan karakter kota berbasis religiusitas, agama, dan budaya Melayu yang kuat, memanfaatkan posisi strategis dekat bandara.
Wali Kota menilai penyelenggaraan Festival "Jambi Eloknya" memberi kesempatan bagi seluruh kabupaten/kota menampilkan kekayaan budaya masing-masing. Kota Jambi, sebagai ibu kota provinsi, diperkirakan akan mendapat manfaat ekonomi signifikan melalui peningkatan aktivitas UMKM.
Ia juga berharap Gubernur Al Haris bisa menghibahkan anjungan daerah kepada pemerintah kabupaten/kota agar dikelola secara mandiri.
Dengan pengelolaan itu, anjungan dapat diisi kegiatan kuliner, seni budaya, dan pameran batik khas daerah, sehingga Taman Mini menjadi kawasan pusat oleh-oleh terpadu bagi wisatawan yang singgah sebelum menuju bandara, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Turut hadir pada kesempatan ini, para Forkopinda Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE, para Kepala OPD Provinsi Jambi terkait, para bupati, Wali Kota se-Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi, para OPD Kota Jambi, para Camat, lurah se-Kota Jambi serta para undangan lainnya.
