Gubernur Al Haris menambahkan, sesuai permintaan Wali Kota Jambi agar tanah anjungan Kota Jambi dihibahkan ke Kota Jambi agar lebih leluasa bisa merawat dan menjaga agar bisa di perindah,. "Disini saya sampaikan agar para Bupati Wali Kota di Provinsi Jambi agar membuatkan surat permintaan, agar ada dasar kita untuk menghibahkan kepada kabupaten kota, agar bisa merawat anjungannya masing-masing," tuturnya.

 

Pada Sesi wawancara Gubernur Al Haris menyatakan bahwa malam ini Pemda Kota Jambi tampil sebagai wakil utama Provinsi Jambi. Sebagai ibu kota provinsi, Kota Jambi berkewajiban menunjukkan identitasnya melalui pelayanan publik, perhotelan, dan acara yang menarik tamu dari luar daerah. Karena kota ini tidak mengandalkan tambang atau batu bara. Ia menekankan bahwa kekuatan Jambi terletak pada kuliner khasnya yang lezat serta kualitas layanan dan acara (party) yang baik.

 

Gubernur Al Haris berharap upaya tersebut dapat menjadikan Kota Jambi tujuan menarik bagi pengunjung luar daerah, sekaligus menumbuhkan semangat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (MKM). Event semacam ini dianggap penting untuk mengembangkan budaya lokal, memperkuat keberagaman, dan menciptakan sinergi antara Kota Jambi dan Provinsi Jambi.

 

Gubernur Al Haris juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Wali Kota, yang menurutnya bertujuan untuk kesejahteraan warga Jambi. Ia menyoroti pentingnya semangat melayani masyarakat dan pelestarian budaya lokal sebagai fondasi pembangunan kota.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana,  M.K.M menegaskan bahwa program "Jambi Bahagia" sebagai bagian dari 11 program prioritas Pemkot, termasuk inisiatif unggulan "Bahagia Berbudaya" yang menjadikan budaya Melayu sebagai pembeda strategis kota Jambi.

 

Menurut Maulana, posisi Jambi sebagai ibu kota provinsi harus memiliki ciri khas berbeda dibanding kota-kota lain di Sumatera seperti Palembang atau Bandar Lampung. Dengan selesainya jaringan tol Trans-Sumatera, akses antarkota akan semakin mudah, sehingga penting bagi Jambi untuk memperkuat identitas lokal agar warga dan pengunjung tetap memilih Jambi sebagai pusat aktivitas ekonomi dan budaya.