Ia mengajak masyarakat dan pelaku usaha memanfaatkan momentum festival sebagai multiplier effect bagi perekonomian
"Kita sudah mulai melihat bahwa potensi yang kita miliki itu sudah layak di tingkat nasional. Pameran dan kegiatan di Taman Mini Melayu Jambi menampilkan aneka kuliner tradisional, kerajinan termasuk batik Jambi, serta stand UMKM," ucap Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa tingginya kunjungan wisatawan dan lonjakan permintaan produk lokal selama event besar, seperti Piala Dunia, sebagai contoh bagaimana event dapat menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM.
Gubernur Al Haris juga menyampaikan kabar-kabar pembangunan dan pelestarian budaya: akan ada peresmian museum dan penempatan kembali artefak budaya serta pemugaran candi yang akan mendapatkan perhatian kementerian. Ia mendorong kembalinya barang-barang cagar budaya yang saat ini berada di luar negeri agar kembali memperkaya koleksi daerah.
Menyinggung agenda mendatang, Gubernur Al Haris menyebut kegiatan besar pada 1 Agustus yang diperkirakan melibatkan ribuan peserta, dan optimisme terhadap pembangunan infrastruktur, termasuk rencana tol sepanjang 67 km dari Pijoan-Cinto Kenang Muaro Jambi ke Merlung yang diharapkan meningkatkan konektivitas dan mendatangkan lebih banyak pengunjung ke Jambi.
Gubernur Al Haris menutup sambutan dengan harapan agar kegiatan ini meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, "Pastikan bahagia. Kalau sudah sejahtera, pasti bahagia," katanya.
"Penyelenggaraan "Jambi Elok Nian — Kota Jambi 2026" diharapkan menjadi platform promosi budaya, penguatan UMKM, dan daya tarik pariwisata yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah Provinsi Jambi mengundang masyarakat umum, wisatawan, dan pelaku usaha untuk berpartisipasi dan menikmati rangkaian acara hingga penutupan," lanjutnya.
