"Tenaga kesehatan sangat dibutuh baik itu dalam negeri juga luar negeri, banyak sekali permintaan dari luar negeri," jelas Gubernur Al Haris.

 

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa lulusan Poltekkes Kemenkes memiliki peluang kerja luas. “Yakinlah bahwa tidak ada pengangguran bagi lulusan Poltekkes. Dalam dan luar negeri sangat membutuhkan tenaga perawat dan tenaga kesehatan lainnya,” katanya.

 

Selain perawatan, Gubernur Al Haris menaruh perhatian khusus pada program promosi kesehatan (Promkes). 

 

Ia menyampaikan pentingnya upaya promotif dan preventif untuk menekan penyakit menular seperti kusta dan tuberkulosis yang masih menjadi persoalan di Jambi.

 

 Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 203 kasus kusta di provinsi ini, dengan 60 kasus baru ditemukan pada 2026. Untuk TBC, pemerintah baru mampu menemukan sekitar 5.000 pasien padahal target deteksi lebih tinggi.