Kepala Negara lalu meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk mengusut tambang ilegal tersebut.
Baca Juga:Apresiasi Tim Futsal Wartawan di Pamekasan, Three Five Jadi Sponsor Utama Jersey Baru Warta FC
Karena, kata Presiden tidak mungkin seribu tambang ilegal beroperasi tanpa diketahui aparat.
“Kapolri dan Panglima TNI ya, usut. Untuk apa negara kasih pangkat, kasih jabatan mereka-mereka kalau enggak bisa tertibkan ini?” tuturnya.
Perintah tersebut kata Presiden dari rakyat Indonesia.
Permintaan tersebut juga disampaikan di depan para wakil rakyat yang hadir.
Pimpinan Harus Tegas Tindak Anak Buah Pemimpin atau komandan kata Prabowo harus tegas meski kasus yang diusut melibatkan anak buah.
