Anas Urbaningrum Disambut Meriah, Ketum AMI: Koruptor Kok Dielu-elukan Seperti Pahlawan
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id,Surabaya, - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat yang terjerat kasus korupsi, Anas Urbaningrum, telah kembali menghirup udara bebas pada Selasa (11/4). Saat meninggalkan Lapas Sukamiskin Bandung, Anas dijemput seperti pahlawan oleh keluarga maupun barisan loyalisnya.
Sambutan pada Anas Urbaningrum itu, menjadi tanda tanya dalam benak aktivis Penggiat Anti Korupsi yang sekaligus sebagai Ketua Umum ALIANSI MADURA INDONESIA (AMI) Baihaki Akbar.
Terlebih, Anas menjalani hukuman bukan karena membela rakyat kecil.
"AU ditahan bukan karena berjuang membela rakyat yang ditindas. Tidak ada sejarahnya AU terlibat dalam perjuangan kasus tanah rakyat, nasib buruh, atau petani," ujar Baihaki, Minggu (16/4/2023).
Alih-alih dipenjara karena membela rakyat kecil, kata Baihaki Akbar, Anas justru dipenjara karena korupsi alias merampok uang yang menjadi hak rakyat.
"Koruptor kok dielu-elukan seperti pahlawan seharusnya kita jauhi" Pungkasnya.
Anggota DPRD Jatim Diperiksa KPK, Ketum AMI Memberikan Apresiasi dan Dukungan Terhadap KPK
Kuatkan Spirit Kemanusian, BMC Dapat Penghargaan CNN Indonesia Award 2025
Saiful Chaniago Menilai Efisiensi Dan MBG Sangat Tepat Untuk Kemajuan Indonesia