Transatu.id, Jakarta - Hidup Wempy Dyocta Koto selama puluhan tahun dibentuk oleh perpindahan. London, San Francisco, Hong Kong, Singapura, Sydney, Perth dan Jakarta pernah menjadi bagian dari lintasan hidup dan kariernya.

 

Kini, dari Australia, perhatiannya tertuju ribuan kilometer jauhnya ke Peru, Amerika Selatan, tempat sahabatnya, Jordan Yap, menghilang dalam sebuah pendakian seorang diri.

 

Sehari sebelum berangkat ke Peru, ia berada di rumah Wempy di Collingwood, Melbourne.

 

Tidak ada perpisahan dramatis. Jordan datang sebagaimana ia kerap datang sebelumnya. Ia berbicara tentang Peru, tentang perjalanan yang menantinya, dengan kegembiraan seorang pendaki yang akan kembali memasuki alam terbuka.

 

Tetapi ada satu perubahan dalam rencana yang mengusik Wempy. Jordan semula akan melakukan perjalanan bersama seorang teman. Ketika temannya membatalkan keikutsertaan, Jordan memutuskan tetap berangkat sendiri.