Harapan, baginya, tetap harus memiliki tempat.
“Jordan, teruslah bertahan,” katanya.
“Keluargamu menunggumu. Wesley menunggumu. Teman-temanmu menunggumu.”
“Kami belum menyerah.”
Baca Juga:Publik Desak Kejari Merangin Tranparansi Pasca Laporan Setoran Mantan Kepsek ke Oknum Kabid Disdik
Jordan berangkat dari Australia menuju Peru untuk sebuah perjalanan melintasi salah satu kawasan pegunungan paling terpencil di Amerika Selatan.
Sekarang, bagi mereka yang mengenalnya, perjalanan yang paling penting bukanlah perjalanan menuju tempat berikutnya.
Melainkan perjalanan pulang.