Mereka ada yang membawa senjata tajam dan benda tumpul.
Anggota TNI berusaha meredam gejolak, terjadi bentork fisik hingga jatuh ke semak-semak perkebunan.
Pendamping Komunitas Adat Terpencil (KAT) Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun, Heri, saat dikonfirmasi menuturkan peristiwa itu terjadi di Sarolangun.
"Kronologi pastinya saya belum tahu juga. Yang jelas kejadiannya benar ada, sesuai dengan yang ada pada video yang beredar," kata Heri.
Hingga kini belum ada keterangan resmi lengkap terkait kronologi awal pemicu bentrokan serta kondisi para korban penyerangan.
Pihak aparat keamanan bersama tokoh masyarakat setempat tengah berupaya melakukan mediasi guna mencegah terjadinya bentrokan susulan.