Aktivitas pergerakan mobil ini sering kali terlihat pada jam-jam sibuk maupun malam hari, memanfaatkan jalur Rantau Panjang untuk langsung menuju ke titik pemukiman dekat lokasi penambangan emas ilegal.

 

Penyelundupan Terbuka: Penggunaan nama atau stiker mencolok seperti "Mama Muda" dinilai warga sebagai bentuk arogansi dan rasa aman dari para pelaku, seolah aktivitas ilegal yang mereka jalankan kebal terhadap hukum.

 

Sebagaimana diketahui, operasional penambangan emas ilegal membutuhkan pasokan solar dalam jumlah besar setiap harinya.

 

Keuntungan menggiurkan dari selisih harga solar subsidi dan solar industri membuat para spekulan nekat melakukan aksi pelangsiran ilegal ini.

 

"Kami yang punya kendaraan umum dan truk logistik kecil sering kehabisan solar di SPBU. Antrean panjang terus, padahal mobil-mobil pelangsir seperti itu dengan mudahnya dapat solar lalu dibawa ke arah lokasi tambang," ujar seorang warga Rantau Panjang yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.