MERANGIN, Transatu.id -- Adanya informasi Keluhan Warga Salam Buku Kecamatan Batang Masumai terkait banjir berapa hari lalu bila malam tiba mesin pertambangan emas Tampa Izin (PETI) berbunyi seperti bencana.
Hal itu disampaikan Salam Buku Anggi didalam komennya menyampaikan didusun kami salam buku itu tidak peduli masalah itu, karena tiap malam mesin bencana datang tiap malam.
"Dusun Kami Salam Buku dakdo peduli nian bencana, apo yang Tibo. Malam ko be Mobel itulah bunyi (Pekik Mesin_ Redaksi) mesin Pemanggil Bencana itulah hebat Dusun Salam buku, " ungkap dalam keluhannya.
Menanggapi itu Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah langsung menjadi stiker Siap.
Sedangkan kasat Reskrim Polres Merangin AKP Epi Koto juga menyampaikan akan ditindak lanjuti keluhan warga nantinya.
"Akan kami tindak lanjuti," singkat Kasat Reskrim polres Merangin.
Sebelum pemberitaan diberapa wilayah Kabupaten Merangin dilanda bencana banjir, hingga berapa status warga Batang Masumai mengingatkan Siaga 1.
Lebih kurang data laporan Badan Bencana Daerah (BPBD), Merangin Diberapa media online 15 rumah hanyut dan desa Selango juga satu rumah ikut terbawa harus.
Sementara warga Batang Masumai Ariel berpesan kepada warga Untuk informasi bahwasanya sungai Batang Masumai sudah memasuki siaga 1, dihimbau kepada seluruh masyarakat yg tinggal di pinggiran sungai agar lebih waspada, karena air nya masih naik.
Sedangkan warga lainnya Anggi menyampaikan didusun kami salam buku itu tidak peduli masalah itu, karena tiap malam mesin bencana datang tiap malam.
"Dusun Kami Salam Buku dakdo peduli nian bencana, apo yang Tibo. Malam ko be Mobel itulah bunyi (Pekik Mesin_ Redaksi) mesin Pemanggil Bencana itulah hebat Dusun Salam buku, " tutup Anggi.
Reporter Kholil king
Kapolres Merangin Akan Tindak Lanjuti Informasi Terkait Keluhan Warga Salam Buku, Bila Malam Bencana Mesin PETi
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Celah Pengawasan Cukai Terkuak: PR Dua Pelangi Diduga Jual Pita Cukai Meski Tak Berproduksi
Komitmen Kawal Penegakan Hukum, Forkot Bakal Kembali Mendatangi Polres Pamekasan
Ujaran Kebencian dan Fitnah Ulama' NU, Warga Banyupelle Diadukan Ke Polres Pamekasan