“Perlu investigasi proaktif untuk menemukan korban lain. Jangan tunggu mereka melapor, karena sebagian besar korban kekerasan seksual justru memilih diam,” pungkasnya.
Hingga berita ini terbit, Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan saat dikonfirmasi masih ada agenda zoom dan memberikan informasi lebih lanjut.
Sementara Kasihumas AKP Jufriyadi, melalui stafnya mengatakam belum memberikan keterangan resmi detail, dengan alasan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
transatu.id akan terus menelusuri kemungkinan adanya korban tambahan dan mengungkap jaringan pelaku yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat untuk tujuan kejahatan seksual.