Ia juga meminta pemerintah memperketat pengawasan selama musim pembelian tembakau berlangsung. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara rutin dapat mencegah terjadinya praktik pembelian yang merugikan petani.
“Jangan sampai petani selalu berada pada posisi yang dirugikan. Pemerintah harus hadir dan memastikan aturan benar-benar diterapkan di lapangan,” tegasnya.
Basri berharap temuan dalam sidak tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh gudang pembelian tembakau di Pamekasan.
Selain teguran, ia mendorong adanya sanksi yang jelas dan terukur bagi pelaku usaha yang terbukti mengabaikan ketentuan, sehingga aturan tidak sekadar menjadi imbauan, tetapi benar-benar memiliki kekuatan untuk melindungi petani.(*)