Mad Sholeh juga menjelaskan tanggal mengajak warga 10 Februari Pak Saliman minta waktu untuk menjelaskan 8 poin.
" Okey waktu itu kita mengajak warga tanggal 10 Februari pak saliman minta waktu delapan poin, ketika tidak bisa menjawab tuntutan warga kita, dia siap mundur,"jelas Mad Sholeh.
Terkait dengan Kapolsek dirinya diundang untuk tidak ada anarkis Kerusakan.
"Saya diundang kapolsek untuk tidak ada anarkis dan kerusakan kita pun tidak melukai pak saliman berdasarkan undangan BPD arahan dari pak Kapolsek saya membawakan penjabaran APBDdes tahun 2025, beliau melihat temuan ada namun, karena masyarakat ingin pak saliman janji 17 februari maka dalam grub warga mengajak kompak menurutkan pak Saliman kita berkata jujur,"jelasnya lagi.
Dirinya juga bersama kapolsek adanya temuan, berbicara Kalau arahan itu benar adanya sipatnya Kito gombrol dengan Kapolsek, ada temuan langsung dengan Inspektorat jaya.
