Gubernur Al Haris menambahkan, keberadaan VIP Room diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih representatif bagi tamu-tamu penting, pejabat pemerintah, investor, serta masyarakat. Dengan demikian, Bandara Muara Bungo dapat berperan maksimal sebagai pintu gerbang Jambi bagian barat.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi Muzakir menjelaskan bahwa pembangunan VIP Room resmi dimulai pada tahun 2026.  

 

“Kita anggarkan Rp.2,6 miliar. Pembangunannya sudah kita mulai, dan insya Allah pada awal tahun 2027 fasilitas ini sudah bisa dimanfaatkan,” jelas Muzakir.

 

Ia menambahkan, pembangunan VIP Room ini juga menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam mengoptimalkan fungsi Bandara Muara Bungo. Ke depan, bandara diharapkan tidak hanya melayani mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jambi bagian barat.

 

Dengan selesainya VIP Room pada awal 2027 nanti, Bandara Muara Bungo ditargetkan memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan representatif, sehingga mampu memberikan pelayanan prima sekaligus memperkuat konektivitas antar daerah di Provinsi Jambi.

 

"Secara bertahap akan kita lengkapi semua fasilitas bandara, insya Allah semua bisa tercapai, dengan semangat kebersamaan secara bertahap kita bangun," pungkas Muzakir.