Selain formasi gua, kawasan ini menyuguhkan pemandangan tebing batu karst unik yang berpadu langsung dengan hamparan ladang dan saluran irigasi sawah warga setempat.

Meski mengagumi potensi alam yang ada, kedua evaluator memberikan sejumlah masukan konstruktif terkait tata kelola dan pengembangan kapasitas edukasi geosite. Masukan serta pertanyaan teknis dari tim evaluator langsung direspons dan dijelaskan secara rinci oleh pihak BP Kebudayaan Jambi.

 

Yongmun Jeon menekankan pentingnya peran geosite sebagai ruang pembelajaran publik yang inklusif.

 

"Geopark tidak hanya penting untuk geologi dan penelitian, tetapi juga penting untuk para pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Sebaiknya ada papan informasi yang menceritakan bagaimana sejarah goa, proses terciptanya stalaktit dan stalakmit, serta informasi penting lainnya," ujar Yongmun Jeon di lokasi.

 

Kawasan Tiangko sendiri merupakan salah satu geosite penting dalam struktur jejaring Taman Bumi Nasional Geopark Merangin Jambi.