Dengan saling mengenal, akan tumbuh rasa saling menghargai, menghormati, dan menjaga keberagaman yang menjadi kekuatan daerah.

 

Ia juga mencontohkan bahwa berbagai kuliner tradisional yang ditampilkan dalam festival tidak hanya menyajikan cita rasa, tetapi juga menyimpan nilai-nilai filosofi yang diwariskan secara turun-temurun.

 

"Budaya mengajarkan tata krama, nilai kehidupan, serta peradaban suatu bangsa. Karena itu jangan pernah malu dengan budaya sendiri. Justru kita harus terus menggali, mengenalkan, dan melestarikannya," katanya.

 

Hesti Haris turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia atas dukungan terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan komitmen untuk terus menghadirkan kegiatan budaya yang berkualitas.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat terus berlanjut sehingga ruang ekspresi bagi para pelaku seni dan budaya di Jambi semakin terbuka.