Menurut Sekda Sudirman, sesuai tema dimana perlu mengoptimalkan yang sekarang menjadi tema adalah optimalisasi sumber daya alam, tata kelola batu bara, lifting migas. Ia juga menjelaskan bahwa ketika mau melakukan optimalisasi pasti tidak terlepas dari dampak ekonomi dan hal yang mengikutinya.
“Namun demikian kita perlu mewaspadai juga tata kelola migas, tata kelola batu bara juga tetap harus memperhatikan dari sisi aspek lingkungan, mudah-mudahan pertemuan pada hari ini forum ekonomi bisnis ini memunculkan inovasi, kreasi strategi untuk mengatasi permasalahan kerusakan lingkungan dari kegiatan maksimalisasi ini,” ucapnya.
Sekda Sudirman berharap Forum Ekonomi Bisnis ini dapat melahirkan gagasan, inovasi dan kemitraan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daerah. “Forum ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi, menyatukan visi serta merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat diimplementasikan untuk membangun perekonomian Provinsi Jambi yang tangguh, inklusif dan berdaya saing,” harapnya.
Sekda Sudirman juga tetap menyampaikan rasa optimisnya terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.
“Untuk triwulan tiga dari hasil evaluasi kita masih optimis masih positif. Apa yang disampaikan oleh pak Robby dari Bank Indonesia dimana pertumbuhan ekonomi inflasi walaupun inflasi kita sudah diatas nasional kita harus tetap optimis 3,85 dan pertumbuhan ekonomi kita di posisi empat koma sekian ya, memang belum sampai lima, tapi ini barangkali upaya kita dari pemerintah, perbankan termasuk Bank Indonesia, juga lembaga-lembaga perbankan dan keuangan, para akademisi, dunia usaha, juga terus berupaya agar pertumbuhan ekonomi kita tetap membaik,” jelasnya.
