BANGKO – Perjalanan panjang produk lokal dan unggulan daerah milik para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Merangin untuk menembus pasar ritel modern kini memasuki babak baru.

 

Melalui sinergi strategis dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret), sebanyak 17 produk unggulan daerah dipastikan siap mengisi etalase jaringan toko modern tersebut.

 

Langkah ini ditandai dengan rampungnya pengisian formulir komitmen sebagai supplier (pemasok) resmi Indomaret oleh 13 pelaku usaha (pemilik dari 17 produk tersebut) secara virtual bersama Tim Manajemen Indomaret, Rabu (1/7/).

 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Merangin, Andrie Fransusman, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan para pelaku UMKM menembus ketatnya standardisasi ritel modern adalah bukti nyata bahwa produk Merangin memiliki daya saing yang tinggi.

 

"Ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen bersama. Sejak dibuka langsung oleh Bupati Merangin, Bapak H. M. Syukur pada akhir Januari lalu, kita terus mengawal proses kurasi yang ketat dan transparan ini. Masuknya 17 produk lokal ke Indomaret bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan bukti nyata bahwa UMKM Merangin siap naik kelas dan bersaing di pasar nasional," ujar Andrie Fransusman saat dimintai keterangan, Kamis (2/7).