"Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi. Bangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah, hadirkan gagasan yang bermanfaat, serta berkontribusi dalam mewujudkan semangat Negeri Seiya Sekata demi kemajuan Kabupaten Pelalawan. Kehadiran BEM juga diharapkan dapat mendukung lahirnya berbagai inovasi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujarnya.

 

Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM ITP2I, Fajar Nugraha, menegaskan bahwa Kabinet Tuah Negeri akan menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan nilai kolaborasi, pengabdian, dan kebermanfaatan. Menurutnya, BEM harus menjadi rumah bersama bagi seluruh mahasiswa untuk menyatukan gagasan, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi kampus maupun masyarakat.

 

"Kabinet Tuah Negeri hadir dengan semangat melayani dan mengabdi. Kami ingin membangun BEM yang terbuka, progresif, dan mampu menjadi mitra strategis kampus serta pemerintah daerah. Melalui kolaborasi yang kuat, kami berharap dapat menghadirkan karya dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan Kabupaten Pelalawan," kata Fajar.

 

Pelantikan Kabinet Tuah Negeri menjadi awal perjalanan BEM ITP2I periode 2026/2027 dalam mengemban amanah mahasiswa. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kepengurusan baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan, mengawal aspirasi mahasiswa, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pelalawan melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.