Selain itu, tenaga yang terlibat dalam proses pengolahan makanan juga telah dibekali kompetensi yang memadai. 

 

Chef yang bertugas memiliki sertifikasi profesi, sementara relawan dan petugas dapur telah mengikuti pelatihan penjamah makanan guna memastikan proses produksi berjalan sesuai prosedur higienitas.

 

“Seluruh personel yang terlibat telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan terkait penanganan makanan yang aman, mulai dari proses persiapan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi kepada penerima manfaat,” ujarnya.

 

Dari sisi sarana dan prasarana, dapur SPPG Proppo Pangorayan juga dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menjaga pengelolaan limbah tetap sesuai standar lingkungan. 

 

Fasilitas lainnya berupa alat pengering ompreng dan water heater digunakan untuk menunjang proses pencucian serta sterilisasi peralatan makan.