Pamekasan, Transatu -  Nama Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Slamet Ariyadi, belakangan ramai diperbincangkan setelah muncul rumor yang mengaitkannya dengan dugaan jual beli titik lokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madura.

 

Di tengah mencuatnya isu tersebut, laporan harta kekayaan Slamet Ariyadi turut menjadi perhatian publik. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan politisi asal Madura itu mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

 

Pada tahun 2022, Slamet Ariyadi melaporkan total kekayaan sebesar Rp10.085.812.156. Angka itu turun menjadi Rp9.993.080.000 pada tahun 2023. Selanjutnya pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp6.448.257.758 dan kembali menurun menjadi Rp6.167.444.679 pada laporan tahun 2025.

 

Selain itu, dalam laporan terbaru tersebut, Slamet Ariyadi tercatat memiliki utang sebesar Rp1.962.690.362.

 

Jika dibandingkan dengan laporan tahun 2022, total kekayaan Slamet Ariyadi pada tahun 2025 berkurang sekitar Rp3,92 miliar.