TRANSATU.ID,PAMEKASAN – Ketua Forum Kota (Forkot), Samsul Arifin atau yang akrab disapa Gerad, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas dugaan praktik jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Madura.
Desakan tersebut menguat setelah beredarnya pemberitaan di sejumlah media yang menyebut nama anggota DPR RI Fraksi PAN dari Daerah Pemilihan Madura, Slamet Ariyadi, dalam dugaan praktik tersebut.
"Kami berharap KPK dan Kejagung segera turun tangan untuk memeriksa Slamet Ariyadi, anggota DPR RI Dapil Madura, terkait dugaan jual-beli titik SPPG. Aparat penegak hukum harus bekerja secara profesional dan transparan agar persoalan ini tidak menjadi polemik berkepanjangan di tengah masyarakat," ujar Gerad di Madura, Selasa (9/6/2026).
Nama Slamet Ariyadi belakangan menjadi sorotan publik setelah beredar video dari akun TikTok @gerakanrakyat yang berisi desakan kepada KPK dan Kejagung untuk mengusut dugaan jual-beli titik dapur SPPG.
Dalam video tersebut, tampak seseorang menyampaikan orasi menyerupai aksi demonstrasi dengan membawa tuntutan agar aparat penegak hukum mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Video itu kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.
"KPK dan Kejagung tangkap Slamet Ariyadi Fraksi PAN Dapil Madura yang terlibat jual-beli titik dapur SPPG supaya tidak merugikan negara," demikian bunyi pernyataan yang disampaikan dalam video tersebut.
