Di sanalah neraka dunia dimulai bagi R. Di bawah tekanan psikologis yang hebat, ia dipaksa mengakui tuduhan yang tidak ia pahami lewat kekerasan fisik.

 

R mengaku badannya dipukuli, diinjak-injak, bahkan kepalanya berkali-kali dihantam menggunakan balok kayu.

 

"Sekitar pukul 10 pagi sampai menjelang jam lima sore (dihajar)," ungkapnya pilu.

 

Padahal, R menjelaskan bahwa dirinya memang mengenal perempuan tersebut karena yang bersangkutan mengaku sudah menjanda dan bercerai dari suaminya.

 

Bahkan, belakangan R sempat berusaha menjauh karena punya firasat buruk dan khawatir bakal memicu masalah panjang di kemudian hari. Namun, takdir berkata lain, masalah justru mendatangi langsung pintu kosnya.