Transatu.id, Pamekasan – Kesabaran warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan tampaknya sudah mencapai batas. Setelah berbulan-bulan laporan mereka terkait dugaan pengrusakan lahan dan penebangan pohon tanpa izin penanganan laporannya di Polres Pamekasan dinilai tak serius, warga akhirnya memilih turun ke jalan.
Melalui sebuah surat pemberitahuan aksi yang dikeluarkan oleh kelompok Gerakan Kami Bersatu, ratusan warga dan simpatisan dijadwalkan akan menggelar aksi protes di Mapolres Pamekasan pada hari selasa, 17 Maret 2026 mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan mendalam atas lambannya penanganan laporan yang dilayangkan oleh Syamsuri dan Jamal terkait dugaan pengrusakan lahan dan penebangan pohon tanpa izin di Desa Bulangan Barat.
Laporan itu merupakan aktivitas tanpa izin di kawasan yang terdampak proyek pelebaran jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat dipimpin Amin Jabir.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









