Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa geruduk polres Sarolangun

Massa geruduk polres Sarolangun

SAROLANGUN–Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polres Sarolangun, bukan lah cerita baru. Bahkan, di awal 2026 ini, tercatat 12 orang pekerja tambang emas ilegal meninggal dunia akibat tertimbun longsor.

Terkait masih maraknya dan Menjamur aktifitas PETI di wilayah hukum Polres Sarolangun tersebut, sejumlah massa menggelar aksi damai di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Sarolangun, Kamis (26/2/2026), sekitar pukul 11.00 Wib.

Dalam orasinya, para pendemo mempertanyakan kinerja Polres Sarolangun dalam penanganan aktifitas PETI yang terus marak dan memakan korban jiwa.

“Tidak mungkin Polisi tidak tahu ada aktifitas PETI di Wilayah Sarolangun, bahkan, aktifitas tambang emas ilegal ini menggunakan alat berat (Excavator), dengan jumlah puluhan bahkan ratusan alat berat,”tuding pendemo.

Selain itu, para pendemo juga menuding pihak kepolisian terkesan melakukan pembiaran dalam penengakan hukum tambang ilegal dengan menggunakan alat berat (eksapator) di Kabupaten Sarolangun.

“Kami menilai, seakan terjadi pembiaran adanya aktifitas PETI di Sarolangun. Kami tidak benci Polisi, tapi kami minta ada nya aksi nyata dari pihak kepolisian dalam memberantas aktifitas PETI,”ungkapnya.

Selanjutnya, para pendemo juga meminta Polres sarolangun menjelaskan status pemilik tambang, yang memiliki alat berat memakan korban jiwa akibat aktifitas PETI di sarolangun.

“Sudah banyak korban jiwa karna aktifitas PETI di Sarolangun ini, bagaimana dengan status pemilik tambang ilegal, sampai sekarang tidak ada kejelasan,”pungkasnya.

Pantauan media ini dilapangan, usai menyampaikan orasinya sekitar 20 menit di depan Mapolres Sarolangun, para pendemo langsung meninggalkan lokasi tanpa harus menunggu jawaban dan tanggapan dari pihak Polres Sarolangun.

Untuk diketahui, aktifitas PETI kembali memakan korban jiwa pada awal tahun 2026. Peristiwa pertama terjadi pada tanggal 20 Januari 2026, dimana delapan pekerja di temukan tewas tertimbun material tanah saat melakukan pencarian emas di
Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun.
Dan peristiwa ke dua terjadi pada tanggal 15 Febuari 2026 lalu, dimana empat penambangan emas meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor akibat kegiatan pencarian emas pola dompeng darat di Desa Teluk Kecimbung, Sungai Batu Putih Selembau, Kecamatan Bathin VIII (delapan) Kabupaten Sarolangun.***

Baca Juga :  Takut Warganya Terjerumus, Lurah Mampun dan Camat Buat Sosialisasi Narkoba Dengan Polisi
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Sumenep Amankan Puluhan Motor yang Hendak Dibuat Balap Liar
Dituding ‘Rentenir’ Mantan Kades Batukerbuy Beberkan Bukti, Kasus Eks DPRD Sumenep Kian Maruncing
Kejati Jatim Tetapkan Tiga Pejabat  ESDM Tersangka Pungli Perizinan Tambang
Tersandung Kasus Rp1 Miliar, Eks DPRD PPP Sumenep Diciduk Polres Pamekasan, Korban Tokoh Pantura
Polda Jambi Umumkan Berhasil Tangkap Alung Ramadhan, DPO Narkotika 58 Kilo 
Polda Jambi Ungkap Dugaan Tindak Pidana Migas, Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU Lubuk Landai
F-BPM Nilai Kapolres dan Kasat Reskrim Perlu Diganti Tebang Pilih Penanganan PETI Penadah DPO Berkeliaran 
Ingin Aman Dari Razia Polisi Cetak Sawah di Tabir, Pemilik Bos Dompeng Setor Keamanan 1 Juta ke Oknum Aparat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:09 WIB

Satlantas Polres Sumenep Amankan Puluhan Motor yang Hendak Dibuat Balap Liar

Senin, 20 April 2026 - 04:22 WIB

Dituding ‘Rentenir’ Mantan Kades Batukerbuy Beberkan Bukti, Kasus Eks DPRD Sumenep Kian Maruncing

Sabtu, 18 April 2026 - 08:26 WIB

Kejati Jatim Tetapkan Tiga Pejabat  ESDM Tersangka Pungli Perizinan Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 05:39 WIB

Tersandung Kasus Rp1 Miliar, Eks DPRD PPP Sumenep Diciduk Polres Pamekasan, Korban Tokoh Pantura

Jumat, 17 April 2026 - 07:15 WIB

Polda Jambi Umumkan Berhasil Tangkap Alung Ramadhan, DPO Narkotika 58 Kilo 

Berita Terbaru

Polres Sumenep amankan puluhan motor yang hendak melakukan balap liar.

Hukum dan Kriminal

Satlantas Polres Sumenep Amankan Puluhan Motor yang Hendak Dibuat Balap Liar

Senin, 20 Apr 2026 - 14:09 WIB