Selain itu, massa aksi meminta Kepala Kantor Pos Cabang Pamekasan bertanggung jawab atas dugaan lemahnya pengawasan serta memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat. Bahkan, Birokrasi mendesak agar kepala kantor pos mengundurkan diri apabila terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya.

 

"Kami mendesak pimpinan Kantor Pos untuk melakukan pembersihan internal dan menindak tegas pegawai yang terbukti terlibat dalam pengiriman rokok ilegal dan meminta Kantor Pos memperketat sistem skrining barang agar jasa pengiriman tidak disalahgunakan sebagai sarana distribusi barang ilegal," tegasnya.

 

Aktivis Birokrasi menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada langkah konkret dari pihak terkait guna menjaga marwah institusi negara dan mencegah terjadinya praktik serupa di kemudian hari.

 

"Kami komitmen melakukan kawalan ini sampai tuntas, bahkan sampai pelaporan kepada aparat yang berwenang," pungkas Muhlis.