Dalam pengembangan kawasan tersebut, Barantin menggandeng Pemerintah Provinsi Jambi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), PAPTAKI, kelompok tani, serta sejumlah pihak lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pengembangan Kampung Pangan Terpadu sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal di tengah masyarakat.
Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut.
Ia berharap kawasan pangan terpadu dapat mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dukungan serupa disampaikan HKTI Jambi dan PAPTAKI, terutama dalam mendorong pengembangan kacang koro sebagai salah satu alternatif komoditas pangan lokal.