Pencanangan kawasan tersebut ditutup dengan penanaman bersama sebagai simbol komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Hari Karantina Indonesia ke-149 dan HUT ke-3 Badan Karantina Indonesia.
Melalui kolaborasi tersebut, Barantin mendorong agar fungsi perlindungan sumber daya hayati berjalan beriringan dengan pengembangan potensi ekonomi daerah.
Kampung Pangan Terpadu diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga berkembang menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda mengenai produksi pangan, budidaya, lingkungan, serta pemanfaatan komoditas lokal secara berkelanjutan.