Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Mohammad Saedy Romli, mengungkapkan pembahasan di tingkat komisi berlangsung cukup intens karena sejumlah OPD diminta memberikan klarifikasi atas berbagai temuan dewan.
Beberapa rapat bahkan berjalan alot lantaran terdapat perbedaan antara laporan administrasi dan kondisi di lapangan.
Menurutnya, Komisi IV menemukan adanya OPD yang lebih dahulu menghabiskan anggaran untuk kegiatan internal, seperti rapat dan perjalanan dinas, sementara realisasi program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat justru berjalan lambat. Selain itu, masih ada anggaran yang tidak terserap secara optimal meski telah direncanakan sejak awal tahun.
DPRD menegaskan seluruh hasil evaluasi akan dituangkan dalam rekomendasi resmi kepada pemerintah daerah. Tidak menutup kemungkinan, bagi OPD yang dinilai memiliki kinerja buruk, rekomendasi tersebut dapat berupa usulan perbaikan tata kelola, penyesuaian alokasi anggaran, hingga evaluasi terhadap pimpinan OPD agar pelaksanaan program pada tahun mendatang lebih efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.