Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan MPLS berlangsung secara edukatif, menyenangkan, bebas dari kekerasan, serta mencegah terjadinya perundungan (bullying).


Dalam dialog tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyampaikan apresiasi kepada Taman Penitipan Anak (TPA) atau Taman Asuh Sayang Anak CBC Mawaddah Warahmah Jambi yang berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kualitas layanan PAUD di Provinsi Jambi mampu bersaing di tingkat nasional melalui penerapan kurikulum berbasis lingkungan, pendidikan inklusif, dan asesmen tumbuh kembang anak yang ramah disabilitas.


Bunda PAUD Provinsi Jambi juga menyoroti meningkatnya kasus keterlambatan bicara (speech delay) pada anak usia dini yang dipengaruhi penggunaan gawai secara berlebihan. Untuk itu, para orang tua diimbau agar lebih bijak dalam memberikan akses gadget kepada anak, memperbanyak komunikasi langsung di lingkungan keluarga, serta mengarahkan pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan yang bersifat edukatif.


Di bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui optimalisasi layanan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Bersama Tim Penggerak PKK, berbagai edukasi mengenai pola asuh yang berkualitas, pemenuhan gizi seimbang, serta pemanfaatan pangan lokal bergizi seperti daun kelor terus digencarkan kepada masyarakat.


Melalui kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, Pemerintah Provinsi Jambi optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak, sehingga setiap anak di Provinsi Jambi memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.