Switenia menambahkan bahwa perlindungan sosial bukan hanya menjadi kebutuhan pekerja di sektor formal, melainkan juga menjadi kebutuhan seluruh masyarakat yang bekerja.

Menurutnya, iuran kepesertaan yang relatif terjangkau akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar ketika peserta mengalami risiko dalam bekerja.

Dalam kesempatan tersebut, peserta yang hadir tampak antusias mengikuti sosialisasi. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai tata cara pendaftaran, besaran iuran, hingga manfaat yang diterima oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

 

Melalui kegiatan Pojok Berkah, TP PKK Provinsi Jambi berharap masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat berupa bantuan pangan, tetapi juga memperoleh pengetahuan yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui perlindungan jaminan sosial.

Kolaborasi antara TP PKK Provinsi Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kerja serta membangun keluarga yang lebih sejahtera, mandiri, dan terlindungi dari berbagai risiko sosial ekonomi.