Gubernur Al Haris mengigatkan Jemaah Calon Haji (JCH) yang berangkat untuk selalu menjaga  kesehatan fisik,  dan persiapkan diri  untuk beribadah terus ikuti arahan petugas yang telah ditunjuk. "Jema'ah yang berangkat untuk menjaga kondisi fisik, mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental," ucap Gubernur Al Haris.

 

Gubernur Al Haris menjelaskan, ujian kesabaran mental benar-benar diuji di tanah suci dengan kondisi fasilitas terbatas. Di sini, jemaah diuji untuk menahan ego, tidak berkeluh kesah, dan tetap bersabar meskipun situasi tidak ideal. 

 

"Fisik, mental, dan emosi diuji untuk mencapai haji mabrur. Ujian ini adalah bagian integral dari prosesi ibadah untuk melepaskan keterikatan duniawi dan mendekatkan diri kepada Allah," jelas Gubernur Al Haris. 

 

Dikatakan Gubernur Al Haris, Pemerintah Provinsi Jambi sudah mengusulkan ke pemerintah pusat agar Bandara Sultan Thaha Jambi bisa dijadikan bandara internasional, dan sekarang tim sudah turun memantau langsung.

 

 "Kita berharap tahun 2027 yang akan datang, jemaah haji Jambi ini kalau bisa langsung dari Bandara Sultan Thaha Jambi langsung ketanah suci," kata Gubernur Al Haris.