Belum Sepekan Dua Kasus Pembunuhan Brutal Terjadi di Pamekasan, Polisi Diminta Siaga di Titik Rawan

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Pamekasan, Transatu.id – Kabupaten Pamekasan diguncang dua kasus pembunuhan mengerikan yang terjadi dalam waktu kurang dari sepekan, Minggu (9/11/2025).

Rentetan peristiwa ini menimbulkan keresahan luas di kalangan masyarakat dan mendorong desakan agar aparat kepolisian segera bertindak tegas.

Kasus pertama terjadi pada Kamis (6/11/2025) di Desa Lesong, di mana seorang pria ditemukan tewas secara mengenaskan di area penambangan batu bata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi lapangan, korban dibacok lalu dibakar hidup-hidup oleh pelaku yang hingga kini belum teridentifikasi.

Sebelum dibakar, korban mengalami luka bacok di bagian punggung, leher, tangan, dan perut. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

Baca Juga :  Usai Dilantik Jadi Gubernur Sumut, Bobby Nasution Pastikan Akan Selaraskan Program dengan Pemerintah Pusat

Kejadian ini bahkan sempat terekam dalam video berdurasi beberapa detik yang kini viral di media sosial, memperlihatkan suasana mencekam di lokasi kejadian.

Beberapa jam setelah insiden tersebut viral, warga menemukan sebuah mobil dengan nomor polisi M 1798 NR di dekat lokasi yang diduga terkait dengan korban.

Belum tuntas kasus Lesong, Pamekasan kembali digemparkan oleh penemuan mayat pemuda di depan Masjid Agung Asyuhada, Minggu dini hari (9/11/2025).

Korban ditemukan tergeletak sekitar pukul 03.30 WIB, diduga akibat tawuran antar kelompok pemuda.

Salah satu relawan Chandra Kirana membenarkan bahwa terdapat tiga korban dalam kejadian tersebut.

Baca Juga :  Buntut Kasus Jual Beli Mobil Bodong, BK DPRD Pamekasan Bakal Lakukan Proses Etik Dewan ISY

“Satu korban meninggal dunia dan dua lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Smart Pamekasan,” ungkapnya.

Dua kejadian tragis ini menjadi perhatian publik karena terjadi dalam waktu berdekatan, menandakan meningkatnya eskalasi kekerasan di wilayah Pamekasan.

Aktivis Lembaga Pemuda Penggerak Perubahan (LP3), Riyan Effendi, menilai maraknya aksi brutal dalam waktu singkat harus menjadi peringatan serius bagi aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

“Belum sepekan, dua nyawa melayang dengan cara keji di Pamekasan. Ini bukan hanya soal kriminal, tapi soal keamanan publik yang perlu segera ditangani secara sistematis,” tegas Riyan Effendi, Minggu (9/11/2025).

Baca Juga :  Jalin Asmara Dengan Janda, Pemuda Merangin Ditembak

Ia juga mendesak kepolisian agar tidak hanya fokus pada pengungkapan pelaku, tetapi juga melakukan patroli preventif dan pembinaan sosial di kalangan pemuda, mengingat beberapa kasus kekerasan dipicu oleh konflik kecil yang berujung fatal.

“Kami berharap Kapolres Pamekasan turun langsung mengawal kasus ini. Masyarakat butuh rasa aman, bukan hanya janji penyelidikan, kami dukung langkah kepolisian dalam meningkatkan keamanan” tambahnya.

Sementara pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus pembunuhan di depan masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan.

Informasi resmi terkait identitas korban dan pelaku masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang
Hendak Pindahkan Lokasi Tambang, He Alat Berat Malah Ditangkap Polisi
10 Kali Beraksi Spesialis Bongkar Rumah di Tabir Lintas Berhasil Dibekuk
Warga Sebut diduga Sapri Masih Main, Kerap Pindah Tempat Anak Buahnya Ketua BPD
Gara-Gara Buat Pemberitaan Dua Alat Polsek Jangkat, Polisi Selidiki Dua Wartawan Satu Saksi
Hasil Tangkapan BB Tak Diumumkan, Penanganan PETI Jangkat Timur Kembali Jadi Sorotan
Sapri Diduga Penampung Emas Ilegal, Saya Gak Lagi Penampung Mas takedown Saja
Diduga Sapri Penampung Emas Ilegal Terbesar di Sungai Limau, Warga Pertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:19 WIB

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:19 WIB

10 Kali Beraksi Spesialis Bongkar Rumah di Tabir Lintas Berhasil Dibekuk

Senin, 29 Desember 2025 - 02:13 WIB

Warga Sebut diduga Sapri Masih Main, Kerap Pindah Tempat Anak Buahnya Ketua BPD

Sabtu, 27 Desember 2025 - 05:26 WIB

Gara-Gara Buat Pemberitaan Dua Alat Polsek Jangkat, Polisi Selidiki Dua Wartawan Satu Saksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:34 WIB

Hasil Tangkapan BB Tak Diumumkan, Penanganan PETI Jangkat Timur Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Jasad mengapung ditemukan warga Pulau layang

Hukum dan Kriminal

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:19 WIB

Wabup A Khafid hadiri isra Mi’raj di Tambang Emas

Pemerintah

Wabup A Khafid Bersama Ribuan Warga, Isra Mi’raj di Tambang Emas

Minggu, 11 Jan 2026 - 02:29 WIB

You cannot copy content of this page