Pekerja Tewas di Proyek Bank Jatim Sumenep, Dugaan Kabel Lecet Terkuak

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban kecelakaan kerja di proyek rekonstruksi Bank Jatim Cabang Sumenep saat dilarikan ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan penanganan medis, Sabtu (18/4/2026).

Korban kecelakaan kerja di proyek rekonstruksi Bank Jatim Cabang Sumenep saat dilarikan ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan penanganan medis, Sabtu (18/4/2026).

Sumenep, Transatu.id – Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa seorang pekerja di proyek rekonstruksi Kantor Bank Jatim Cabang Sumenep, Sabtu (18/4/2026), mulai mengungkap dugaan persoalan serius di balik pelaksanaan proyek. Indikasi awal mengarah pada potensi kelalaian aspek keselamatan kerja, khususnya pada instalasi kelistrikan di lokasi.

Baca Juga :  Sempat Minta Tolong, Warga Bandar Lampung Tewas Terseret Banjir

Korban berinisial Y, pekerja asal Surabaya, meninggal dunia setelah diduga tersengat listrik saat melakukan pekerjaan penyambungan kabel di area proyek. Ia sempat dilarikan ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep sekitar pukul 09.10 WIB, namun tidak berhasil diselamatkan.

Fakta baru mencuat dari keterangan keluarga korban. Riki, keponakan korban, mengungkap adanya dugaan kondisi kabel yang tidak layak pakai di lokasi pekerjaan.

“Menurut penjelasan dari pihak perusahaan, di lokasi proyek itu ditemukan banyak kabel dengan pelindung yang sudah lecet,” ujarnya kepada wartawan. Dikutip dari laman resmi Madura Post.

Temuan ini menjadi titik krusial yang kini disorot. Dalam standar keselamatan kerja, kondisi kabel terkelupas atau rusak merupakan risiko tinggi yang dapat memicu sengatan listrik fatal, terlebih dalam proyek aktif tanpa pengamanan maksimal.

Baca Juga :  Dari Festival Banjari hingga Lomba Pramuka, Harlah ke-70 Maqnaul Ulum Berlangsung Setahun Penuh

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punya Harta Rp2,52 Miliar, LHKPN Kepala Bea Cukai Madura Mandek di 2024
Hemat Anggaran, Menu MBG Balita ala Dapur SPPG Al-Hasani Potoan Daja Dinilai Terlalu Sederhana
Bupati Sumenep Tekankan, SCE Jadi Tolak Ukur Peningkatan Pariwisata
Ombak Besar Terjang Kapal, Minyak Sawit Mentah Tumpah di Pesisir Gili Iyang
Usai Putusan Pengadilan, Toko Kelontong Milik Terpidana Dibongkar Pemilik Tanah di Tlanakan
Atap Beterbangan, Rumah Warga Desa Murtajih Rusak Diterjang Angin Kencang
Kecelakaan Beruntun Di Jalan Raya Ngawi- Sine , Dua Orang Di Nyatakan Meninggal
Arogansi Oknum Pengelola MBG Mantingan Disorot : Puluhan Siswa Keracunan, Jurnalis Diusir Saat Liputan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 04:23 WIB

Pekerja Tewas di Proyek Bank Jatim Sumenep, Dugaan Kabel Lecet Terkuak

Senin, 13 April 2026 - 01:05 WIB

Punya Harta Rp2,52 Miliar, LHKPN Kepala Bea Cukai Madura Mandek di 2024

Jumat, 3 April 2026 - 06:55 WIB

Hemat Anggaran, Menu MBG Balita ala Dapur SPPG Al-Hasani Potoan Daja Dinilai Terlalu Sederhana

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:57 WIB

Bupati Sumenep Tekankan, SCE Jadi Tolak Ukur Peningkatan Pariwisata

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:54 WIB

Ombak Besar Terjang Kapal, Minyak Sawit Mentah Tumpah di Pesisir Gili Iyang

Berita Terbaru

Tiga pejabat dinas ESDM Jawa Timur ditetapkan tersangka pungli Perizinan oleh Kejati, Jumat (17/4/2026).

Hukum dan Kriminal

Kejati Jatim Tetapkan Tiga Pejabat  ESDM Tersangka Pungli Perizinan Tambang

Sabtu, 18 Apr 2026 - 08:26 WIB