IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Resmikan ABJ Tour & Travel, H. Yudik Disorot Dugaan Bisnis Rokok Bodong Camelia

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Sumenep, Transatu – Nama H. Yudik, pengusaha berpengaruh yang kerap disapa “Sultan ABJ”, kembali mencuat dalam pemberitaan publik, Senin (08/09/2025).

Di satu sisi, ia baru saja meluncurkan usaha baru ABJ Tour & Travel, biro perjalanan haji dan umrah yang diklaim hadir dengan konsep amanah dan nyaman.

Namun di sisi lain, sosoknya tetap dibayangi dugaan keterlibatan dalam praktik penyalahgunaan fasilitas pita cukai rokok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peluncuran ABJ Tour & Travel pada Minggu (7/9/2025) di kediaman H. Yudik berlangsung meriah, dengan dihadiri sejumlah kiai dan tokoh agama.

Baca Juga :  HCML Terkesan Menutupi Oknum Penipu Ratusan Juta Milik Warga Pamekasan

Kehadiran para ulama memberi restu spiritual bagi usaha yang menjanjikan layanan ibadah ke Tanah Suci secara profesional.

Dalam kesempatan itu, H. Yudik menegaskan niat tulusnya untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Namun, citra religius tersebut berbanding terbalik dengan isu yang mencuat di lapangan. H. Yudik diduga kuat terkait dengan peredaran rokok merek Camelia yang beredar tanpa pita cukai.

Sejumlah gudang miliknya bahkan disebut aktif menebus pita cukai, meski tak menunjukkan aktivitas produksi nyata.

Baca Juga :  Yenny Wahid dan KH. Saad Ibrahim Hadiri Simposium Moderasi Beragama di UMM

“Ini jelas kontradiktif. Di satu sisi mengusung amanah lewat bisnis travel haji, tapi di sisi lain publik menyoroti dugaan bisnis rokok ilegal yang merugikan negara. Kalau memang benar ada penebusan pita cukai tanpa produksi, itu modus klasik pabrik fiktif,” ujar Imron S., aktivis masyarakat Madura.

Menurutnya, praktik semacam ini termasuk kejahatan ekonomi yang menggerogoti sistem perpajakan negara. Jika benar dibiarkan, kata Imron, Madura akan terus menjadi episentrum peredaran rokok ilegal.

Baca Juga :  Mengenal Tembakau Campalok, Termahal di Madura

“Negara rugi dua kali lipat: pajak tidak masuk, pasar rokok resmi rusak. Bea Cukai seharusnya tidak tinggal diam. Kalau ada ketidaksesuaian antara pita cukai yang ditebus dengan kapasitas produksi nyata, aparat wajib bertindak. Jangan sampai citra religius dijadikan tameng dari praktik bisnis gelap,” tegasnya.

Kasus ini menambah panjang daftar dugaan penyalahgunaan fasilitas cukai di Madura. Publik kini menunggu keberanian aparat dalam menelusuri lebih jauh sosok H. Yudik yang dikenal punya jejaring politik dan ekonomi kuat.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:53 WIB

Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”

Senin, 9 Maret 2026 - 01:17 WIB

Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi

Berita Terbaru