Nama Ra Bakir mulai mencuat dalam dunia politik lokal sejak Pilkada Pamekasan 2018. Saat itu, ia dikenal sebagai salah satu tokoh muda yang turut berperan dalam menggalang dukungan bagi pasangan Baddrut Tamam–Raja'e, yang akhirnya memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah. Sejak saat itu, kiprahnya dalam dinamika politik Pamekasan semakin diperhitungkan.
Pada Musyawarah Cabang (Muscab) X PPP Pamekasan tahun 2026, nama Ra Bakir masuk dalam bursa calon ketua bersama sejumlah kader senior.
Ia kemudian dipercaya memimpin DPC PPP Pamekasan untuk lima tahun ke depan dengan membawa semangat regenerasi kepemimpinan partai.
Sebagai ketua baru, Ra Bakir menyatakan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal partai hingga tingkat akar rumput, meningkatkan kaderisasi, serta mempersiapkan PPP menghadapi Pemilu 2029.
"Amanah ini bukan hanya milik saya, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh kader PPP di Pamekasan. Prioritas kami adalah memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga kekompakan kader, dan menghadirkan PPP yang semakin dekat dengan masyarakat," ujar Ra Bakir.
