Pamekasan, Transatu – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di SDN Potoan Daja 1, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, menuai sorotan warga. Jum’at, (27/02/2026).
Menu yang didistribusikan dinilai terlalu hemat dan tidak sepadan dengan anggaran program yang tersedia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, paket MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari satu bungkus biskuit Good Time, satu buah jeruk, satu butir telur rebus, dan satu kue menu tersebut untuk tiga hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga menilai komposisi makanan tersebut belum mencerminkan standar pemenuhan gizi yang optimal bagi siswa, terlebih program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak.
“Menu yang diterima hanya biskuit, jeruk, telur rebus, dan kue, itu untuk 3 hari katanya. Menurut kami itu terlalu sederhana dan terkesan terlalu hemat dibandingkan anggaran MBG yang ada,” ujar salah satu warga setempat.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat terkait pengelolaan anggaran serta standar menu dalam pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.
Warga berharap ada evaluasi dari pihak terkait agar program pemenuhan gizi bagi siswa benar-benar berjalan optimal dan sesuai tujuan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana program MBG maupun pemerintah setempat terkait keluhan warga tersebut.









