MERANGIN, Transatu.id –Mendapat Keluhan Informasi dari Pemberitaan Transatu.id adalah Warga Desa Titian Teras Kecamatan Batang Masumai Resah dengan Hadir aktivitas pertambangan emas Tampa Izin (PETI), jenis Dompeng aliran sungai Masumai berharap polisi hentikan.
Kapolres Merangin AKBP kiki saat dikonfirmasi mengatakan terimakasih informasinya.
“Trims info ini akan kitaDi tindak lanjut, “ungkap Kapolres Merangin AKBP kiki.
Sebelumnya diungkapkan Desa Titian Teras Batang Masumai mengatakan keluhannya Selama Aktivitas PETI jenis Dompeng disekitar aliran sungai Masumai dekat dengan pemukiman warga sangat mrngangu.
“Pernah ditegur para pelaku peti cuek tidak menghiraukan teguran kami, jadi macam lagi cara kami, Ingi. Istirahat susah, pernah ada warga yang meninggal mereka tidak hiraukan, padahal warga sedang bersedih,” ungkap Warga setempat.
Padahal pemerintah desa Titian Teras sudah memiliki peraturan desa (perdes) sendiri namun dilawan berapa orang tambang ilegal untuk menghadang.
“Kami tidak melarang mereka mencari rejeki silahkan, tapi ketentraman masyarakat juga dipikirkan kini ompeng tetap kerja apa gak ada toleransi bahkan ada warga sakit sekarang mereka tetap bekerja, “ungkap warga Titian Teras berinisial PR.
Bahkan warga menyebutkan kegiatan tambang Ilegal ini sudah berjalan 4 bulan lebih, hukum adat mereka langgar dsn dirusak sekelompok oknum.
“Hukum adat saja dilawannya, apalagi hukum negara, pemerintah desa tidak bisa berbuat apa lagi juga,” sebut warga.
Sebelumnya juga polres Merangin melakukan razia 2025 desa Titian Teras dan membakar Dompeng, namun pelaku Dompeng makin beringas mengaktifkan kembali aktivitas tambang ilegal siapa yang menentang baik polisi dan razia gabungan.
Reporter Kholil King









