Akibat Lemahnya Penindakan Rokok Ilegal, LMB Curigai Bea Cukai Madura Terima Uang Pengamanan

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Lingkar Melati melakukan aksi demonstrasi ke kantor Bea Cukai Madura, Senin(23/02/2026).

Aktivis Lingkar Melati melakukan aksi demonstrasi ke kantor Bea Cukai Madura, Senin(23/02/2026).

TRANSATU.ID,PAMEKASAN – Aktivis yang tergabung dalam Lingkar Melati Bersatu Kabupaten Pamekasan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bea Cukai Madura, Senin, 23 Februari 2026.

Kedatangan aktivis dari sembilan Non-Government organization (NGO) tersebut untuk mendesak Bea Cukai Madura melakukan penindakan terhadap maraknya dugaan peredaran rokok ilegal dan penjualan pita cukai di wilayah Madura.

Dalam aksinya, ratusan massa mendesak Bea Cukai Madura agar tegas melakukan penindakan terhadap pengusaha yang memproduksi rokok ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mereka juga meminta aparat menindak perusahaan rokok (PR) yang diduga hanya menjual pita cukai tanpa melakukan produksi, atau melebihi jatah pita cukai yang semestinya diperoleh.

Baca Juga :  Maraknya Rokok Ilegal PCX di Pamekasan Diduga Akibat Lemahnya Pengawasan

Tak hanya itu, massa aksi turut meminta Kanwil Bea Cukai Jawa Timur mencopot Kepala Bea Cukai Madura. Mereka menduga adanya pembiaran terhadap masifnya peredaran rokok ilegal dan praktik penjualan pita cukai yang tidak sesuai aturan.

Para aktivis juga mendesak agar oknum Bea Cukai Madura yang diduga menerima setoran dari pengusaha rokok segera diusut tuntas.

Baca Juga :  Masyarakat dan Polsek Pelepat Sepakat Seminggu 2 Kali Cek Sungai Pelepat

“Lemahnya penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, penjualan pita cukai dan beroperasinya mesin rokok tanpa izin. Semakin menguatkan dugaan adanya uang setoran yang fantastis terhadap bea cukai madura” teriak salah satu orator, Samsul Arifin.

Menanggapi tuntutan itu, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Andru Riedwan Permadi, menyatakan pihaknya terbuka terhadap laporan masyarakat.

Ia menegaskan, jika masyarakat menemukan adanya produksi rokok ilegal, temuan tersebut dapat disampaikan kepada Bea Cukai untuk segera ditindaklanjuti.

“Program kami masih berjalan dan membutuhkan waktu. Namun, apabila saudara-saudara menemukan produksi ilegal, silakan sampaikan kepada kami untuk kami tindak lanjuti,” ujarnya

Baca Juga :  Viral Utang SPBU Bindang, Taufadi : Ulah Oknum Eks Karyawan Bukan Perusahaan

Terakhir, lingkar melati bersatu menyerahkan data merek rokok beserta pemiliknya yang mengendalikan, diantaranya rokok ilegal Hummer diduga dikendalikan haji Her, Justfull milik H. Junaidi, SS H. Sugik, SR Kades Uuk, MK H. Saleh, RJ99 H. Rosi, Avatar H. Munaji, Marbol H. Bulla, Nice H. Syafie, Cahaya Pro H. Muzakki, MBS Bang Ali, Flash H. Halili, Gico H. Mukmin, dan Balvier H. Ab.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muncul Berbagai Pemberitaan Dua DPO di Biarkan Berkeliaran Tampa Ada Gerakan Satreskrim
Konflik SAD dan PT SAL, Aparat dan Tokoh Masyarakat Perkuat Dialog Damai
Sekelompok Warga SAD Obrak-abrik Kantor PT SAL 1 Inti 2 di Desa Bukit Suban
DPR RI Minta Penegak Hukum Serius Tangkap Penadah, Berikut Nama- Nama Penadah Yang Dirangkum Hasil Penusuran
Usut Kasus Bea Cukai, PR Subur Jaya, Sekar Anom, hingga Marbol Diduga Masuk Radar KPK
Ribuan Warga Madura Sambut Kepulangan Haji Her dari KPK, Pertanda Tidak akan Diperiksa lagi?
Maraknya PETI di Merangin, DPR RI Jambi Minta Tangkap Penadah Emas Hasil PETI, Bukan Pekerja Saja
Kasus Perusakan Lahan Bulangan Barat Memanas, Kontraktor Tiga Kali Abaikan Panggilan Polisi

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:04 WIB

Muncul Berbagai Pemberitaan Dua DPO di Biarkan Berkeliaran Tampa Ada Gerakan Satreskrim

Selasa, 14 April 2026 - 03:59 WIB

Konflik SAD dan PT SAL, Aparat dan Tokoh Masyarakat Perkuat Dialog Damai

Selasa, 14 April 2026 - 03:55 WIB

Sekelompok Warga SAD Obrak-abrik Kantor PT SAL 1 Inti 2 di Desa Bukit Suban

Senin, 13 April 2026 - 11:05 WIB

DPR RI Minta Penegak Hukum Serius Tangkap Penadah, Berikut Nama- Nama Penadah Yang Dirangkum Hasil Penusuran

Minggu, 12 April 2026 - 14:02 WIB

Usut Kasus Bea Cukai, PR Subur Jaya, Sekar Anom, hingga Marbol Diduga Masuk Radar KPK

Berita Terbaru

Polisi turunkan untuk pengamanan bentrok SAL.dengan SAD

Hukum dan Kriminal

Konflik SAD dan PT SAL, Aparat dan Tokoh Masyarakat Perkuat Dialog Damai

Selasa, 14 Apr 2026 - 03:59 WIB