Polsek Kalianget Amankan Pelaku Penodong Sopir Ambulance Yang Menggunakan Airsoft Gun
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP – Polsek Kalianget Polres Sumenep berhasil mengamankan Pelaku penodong sopir Ambulance RSUD Dr. Soetomo Surabaya yang ditodong senjata menggunakan airsoft gun di jalan raya Kalianget, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.
Hal itu ditegaskan Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M melalui Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H diruang kerjanya. Rabu (09/10/2024)
Pelapor/korban atas nama MI (54) alamat Dusun Linsun RT/RW 001/001 Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget dan terlapor atas nama TSN (37) alamat Jl. Raya Gapura RT/RW 002/004 Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep
AKP Widiarti menjelaskan bahwa airsoft gun yang ditodongkan untuk menakut-nakuti agar jenazah yang dibawa ambulance itu dibawa kerumah korban,
"Kronologi terjadinya penodongan yakni berawal pada hari Sabtu tanggal 4 Oktober 2024 dimana istri korban yang bernama Dewi Yuliastuti di rawat inap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya," ungkap Widiarti.
Lalu, lanjut AKP Widiarti, pada hari Selasa tanggal 08 Oktober 2024 sekitar pukul 09.11 Wib istri korban yang bernama Dewi dinyatakan telah meninggal dunia, kemudian di bawah pulang ke rumah korban di Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep menggunakan ambulance.
“Didalam ambulan tersebut yaitu berisi korban, anak korban, ibu mertua korban dan istri dari saudara istri korban serta sopir ambulance," jelasnya.
Namun, setelah dalam perjalanan tepatnya di timur RSI Garam Kalianget yang terletak di Desa Kalianget Barat Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep korban dihadang oleh TSN alamat Jl. Raya Gapura Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep bersama familinya lebih kurang 10 orang menggunakan sepeda motor dari arah berlawanan yaitu dari arah timur Kalianget .
Setelah itu, kata AKP Widi, pelaku bersama familinya lebih kurang 10 orang putar balik ke arah timur yang membuntuti mobil ambulance tersebut. Kemudian pelaku dengan mengendarai sepeda motor mendekati pintu mobil ambulance sebelah kanan.
Bahkan, korban melihat pelaku menggunakan tangan kanannya mengambil airsoft gun yang diselipkan di pinggang kanan lalu digedorkan ke kaca mobil depan sebelah kanan dan dimana pelaku juga menyuruh sopir ambulance untuk jalan terus ketimur.
AKP Widi menambahkan, sesampainya dipertigaan yang terletak di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget pelaku bersama familinya lebih kurang 10 orang berhenti dan menghampiri pintu depan mobil ambulance sebelah kiri lalu korban melihat pelaku memegang airsoft gun menggedor kaca depan sebelah kiri sebanyak 2 kali dan pelaku menyampaikan kepada sopir untuk jalan terus ke arah timur.
"Dikarenakan sopir ambulance merasa ketakutan sopir tersebut tetap melaju ketimur mengikuti arahan dari pelaku sampai kerumah orang tua istri korban yang beralamat di Dusun Tarebungan Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep," terangnya
Saat ini pelaku bersama barang bukti (BB) airsoft gun merk glock 22 gen 4 Austria 40 warna hitam diamankan di Polsek Kalianget guna penyelidikan lebih lanjut.
"Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 335 ayat (1) ke 1e KUH Pidana," pungkas Widiarti.
Kapolres Merangin Yang Baru Komitmen Brantas PETI, Buktinya 8 Orang di Tangkap
Warga Pertanyakan Polisi Tutup Milik Madi, Pengepul Mas Lain Bebas Operasi
Usut Kasus Bea Cukai, PR Subur Jaya, Sekar Anom, hingga Marbol Diduga Masuk Radar KPK