IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Gonjang-Ganjing Internal NasDem: Penonaktifan Sahroni dan Nafa Urbach Dinilai Upaya Jaga Marwah Partai

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Transatu – Keputusan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan DPR RI Fraksi NasDem sejak 1 September 2025 menuai sorotan luas.

Langkah tegas ini dinilai sebagai sinyal kuat Paloh untuk menjaga marwah partai di tengah gelombang kritik publik terhadap perilaku elit politik.

Dalam siaran pers resmi yang ditandatangani Surya Paloh bersama Sekjen NasDem, Hermawi F. Taslim, disebutkan bahwa penonaktifan dilakukan lantaran pernyataan dan sikap kedua kader tersebut dianggap menyinggung perasaan rakyat dan menyimpang dari garis perjuangan partai.

“NasDem tidak bisa mentoleransi sikap yang mencederai hati rakyat. Aspirasi masyarakat adalah kompas utama perjuangan partai,” tegas Paloh.

Keputusan ini muncul di tengah memanasnya tensi politik nasional, di mana sejumlah aksi demonstrasi menuntut transparansi dan pemangkasan tunjangan anggota DPR berlangsung hampir sepekan terakhir. Ahmad Sahroni sendiri menjadi sorotan karena rumahnya ikut digeruduk massa.

Baca Juga :  Kuatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Koptu M. Samsul Efendi Bantu Panen Tomat

Meski dinonaktifkan, Sahroni berusaha meredam kritik dengan menyatakan dukungan penuh atas evaluasi total terhadap tunjangan DPR. Ia bahkan berjanji seluruh gaji dan tunjangannya akan disalurkan kembali ke masyarakat.
“Saya setuju evaluasi menyeluruh. Dari dulu gaji dan tunjangan saya selalu kembali ke masyarakat. Itu kewajiban,” ujarnya.

Sementara itu, penonaktifan Nafa Urbach menambah kejutan politik mengingat dirinya baru saja aktif di kancah politik nasional. Langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa partai tak segan menindak siapapun yang dianggap melenceng dari visi NasDem.

Baca Juga :  Nusron Akan Tertipkan Jutaan Hektar Lahan Sawit Bermasalah Bakal Diambil Alih Negara

Pengamat politik menilai, keputusan mendadak ini adalah strategi Paloh untuk meredam citra negatif partai di mata publik. “NasDem sedang berupaya mengambil alih kendali narasi, agar tidak dianggap lembek terhadap kader yang bermasalah,” ujar salah satu analis politik di Jakarta.

Dengan dinamika ini, publik kini menantikan apakah langkah tegas NasDem akan diikuti partai lain, atau justru menimbulkan perpecahan baru di internal partai.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”
Apes..!! Kasat Lantas Muara Jambi Tertangkap Polisi Sultra Bersama Selingkuhan di Kamar Hotel
5 Kota Terbaik di New Zealand untuk Mahasiswa Internasional
Tak Hanya Bantuan, Ansari Beri Motivasi Anak Yatim Saat Salurkan Zakat di Pamekasan
Jambi Berduka, Kominfo Jambi Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon, Jurnalis Senior Berjiwa Seni & Selalu Ceria
Mengenang H. Hanafi di Masjid Tertua Bungo, Gubernur Al Haris Teguhkan Pembangunan untuk Rakyat
Kapolri Pastikan Tindak Tegas TPPU Pengembangan Emas Ilegal Hasil Peti
Bareskrim : PETI Wilayah Sumatera Kalimantan dan Jawa Capai Rp 992 triliun Hasil Temuan PPATK

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:00 WIB

Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:49 WIB

Apes..!! Kasat Lantas Muara Jambi Tertangkap Polisi Sultra Bersama Selingkuhan di Kamar Hotel

Senin, 9 Maret 2026 - 04:26 WIB

5 Kota Terbaik di New Zealand untuk Mahasiswa Internasional

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Tak Hanya Bantuan, Ansari Beri Motivasi Anak Yatim Saat Salurkan Zakat di Pamekasan

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jambi Berduka, Kominfo Jambi Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon, Jurnalis Senior Berjiwa Seni & Selalu Ceria

Berita Terbaru