IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Diduga Jadi Korban Malapraktik Sunat, Bocah di Pamekasan Menjerit Kesakitan

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bocah kesakitan saat disunat.

Ilustrasi bocah kesakitan saat disunat.

“Saat itu, saya sudah cemas karena kondisi ring yang harusnya menjadi pengaman, malah berada di pangkal alat vital anak saya,” katanya.

Kendati demikian, AR mengaku tetap berusaha kuat dan meyakinkan dirinya bahwa anaknya baik-baik saja. Setelah dinyatakan selesai menyunat anaknya, mahasiswi magang itu pulang.

Baca Juga :  Puskesmas Palengaan Terlihat Kumuh dan Pelayanan Terancam Lumpuh

Namun selang tiga hari usai disunat, anak AR menjerit kesakitan. Dia pun melaporkan kondisi itu kepada S selaku perawat yang sudah memiliki legalitas PMP. Namun yang bersangkutan menjamin jika kondisi anak AR dalam keadaan baik-baik saja.

“S datang ke rumah, saat melihat kondisi anak saya, S menjamin jika anak saya dalam keadaan baik-baik saja,” tutur AR.

Empat hari selang kejadian, AR kembali melapor ke S. S juga menyebut hendak memotong ring pengaman pada alat vital.

“Dari awal saya sudah curiga, ini prosesnya saja janggal. Bahkan saat ring sudah copot, kondisi alat vital anak saya seperti luka bakar,” keluh AR.

Baca Juga :  BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa Timur 30 Oktober Hingga 5 November 2025

Geram dengan praktik sunat itu, AR sempat mengeluh pada Kadinkes Pamekasan Safiuddin, termasuk langkah Dinkes agar bisa mengevaluasi si S yang sudah memiliki izin PMP tersebut.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Tekankan, SCE Jadi Tolak Ukur Peningkatan Pariwisata
Ombak Besar Terjang Kapal, Minyak Sawit Mentah Tumpah di Pesisir Gili Iyang
Usai Putusan Pengadilan, Toko Kelontong Milik Terpidana Dibongkar Pemilik Tanah di Tlanakan
Atap Beterbangan, Rumah Warga Desa Murtajih Rusak Diterjang Angin Kencang
Kecelakaan Beruntun Di Jalan Raya Ngawi- Sine , Dua Orang Di Nyatakan Meninggal
Arogansi Oknum Pengelola MBG Mantingan Disorot : Puluhan Siswa Keracunan, Jurnalis Diusir Saat Liputan
Polres Ngawi Kawal Unjuk Rasa ,Aksi Berjalan Lancar
Truk Bermuatan 10 Ton Pupuk Terguling di Tanjakan Soko Ngrambe, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:57 WIB

Bupati Sumenep Tekankan, SCE Jadi Tolak Ukur Peningkatan Pariwisata

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:54 WIB

Ombak Besar Terjang Kapal, Minyak Sawit Mentah Tumpah di Pesisir Gili Iyang

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:41 WIB

Usai Putusan Pengadilan, Toko Kelontong Milik Terpidana Dibongkar Pemilik Tanah di Tlanakan

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:22 WIB

Atap Beterbangan, Rumah Warga Desa Murtajih Rusak Diterjang Angin Kencang

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:29 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Jalan Raya Ngawi- Sine , Dua Orang Di Nyatakan Meninggal

Berita Terbaru