Puskesmas, sambung Hairul, dapat mendata perkembangan gizi anak baik melalui posyandu dan dilembaga pendidikan dan pondok pesantren.
"Para pelayanan kesehatan yang ada di wilayah Puskesmas, dapat memberikan data perkembangan anak sebelum dan sesudah mengkonsumsi MBG," tegasnya
Ia berharap, dana MBG yang digelontorkan oleh pemerintah manfaat dan dampaknya jelas kepada anak bangsa.
"Dengan pengawasan yang baik, akan membantu gizi anak bangsi untuk Indonesia emas 2045," pungkasnya