Gubernur Al Haris merasakan bahwa kehidupan beragama di Provinsi Jambi memiliki harmoni demand terasa kekeluargaan dan kebersamaan. "Dengan kerukunan ini akan semakin banyak yang membangun Provinsi Jambi," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi'i, SH, M. Hum dalam arahannya menyatakan bahwa dalam pembangunan dibutuhkan penguatan hubungan kerukunan dengan tokoh-tokoh lintas agama.
"Kita ingin Kementerian Agama bisa menjadi contoh karena sudah mendapatkan penghargaan. Dan bagaimana penghargaan ini ke depan dengan terus memperbaiki kinerja juga meningkatkan integritas," jelas Wamenag RI.
Selain itu, lanjut Wamenag, pertemuan ini juga ingin memastikan agar kerukunan beragama itu berbasis pada ajaran agama masing-masing.
"Karena sesungguhnya ajaran agama masing-masing diakui di Indonesia punya satu ajaran yang sama dalam hidup keberagaman, harus membangun harmoni dan kerukunan. Karena itu tidak boleh saling mencurigai antar sesama umat beragama, kalau ada kata-kata atau ajakan ke hal-hal yang merusak kerukunan kita pastikan itu bukan berasal dari ajaran agama tapi dari agenda si penceramah atau ada aktor intelektual di belakang punya agenda tertentu," tegasnya.