MERANGIN, Transatu.id – Ruas Jalan Sungai Batang Sungai Aur Rantau Panjang Kecamatan Tabir Nyaris Amruk akibat longsor di hantam aliran sungai air.
Bahkan lobang dalam dekat jembatan hanya bisa dilewati satu mobil itu pun harus berhati-hati, jembatan itu dibangun era bupati Merangin Rotani Yutaka untuk akses menuju ke kabupaten Bungo.
Jalan itu banyak dilewati ribuan masyarakat untuk menyambung ekonomi, namun sampai saat tidak pernah diperlihatkan pemerintah kabupaten Merangin.
Jalan dekat jembatan itu juga berkali-kali diusulkan, namun tidak ada tanggapan serius dari pemerintah kabupaten dinas pupr bina marga.
Tokoh Masyarakat Rantau Panjang Mustofa sangat kecewa dengan pemerintah dinas pupr yang terlalu lambat menangapi persoalan serius.
“Dulu ada korban yang masuk jurang, dan diselamatkan warga yang lewat,”ungkap Mustofa.
Bahkan kata Mustofa berkali diusulkan tapi Kabid bina marga Arya ciek menangapi, apa begini cara Pemerintah tidak respon.
Sementara Kabid bina marga Arya saat dikonfirmasi mengatakan meminta usulan dan Poto.
“Usul lagi Poto jembatan itu,” sambil meninggalkan awak media masuk mobil.
Sedangkan usulan itu sudah dimulai dari tahun 2022, 2024 sampai sekarang tidak pernah ditanggapi serius dinas pupr Merangin.







