Warga Talentam Resah Excavator Diduga Milik Udi Ngaol Hancurkan Sungai Batang Tabir

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga foto alat berat excavator dilokasi tambang desa talentam

Warga foto alat berat excavator dilokasi tambang desa talentam

MERANGIN, Transatu.id — Kerusakan sungai Tabir akibat Aktivitas Penambang Emas Ilegal (PETI) di aliran sungai batang tabir, tepatnya di Desa Telentam, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, terpantau kian marak beroperasi, Minggu (01/02/2026).

Dari hasil pantauan dilapangan, terlihat beberapa unit excavator (alat berat), masih beroperasi aktif membolak-balikkan aliran sungai batang tabir, sehingga tak sedikit kerusakan aliran sungai yang disebabkan pelaku, dan bahkan kekeringan sungai bisa saja terjadi.

Kerusakan dari dampak aktivitas penambangan emas ilegal (PETI) di Desa Telentam ini, tidak hanya kehancuran aliran sungai saja, bahkan tak sedikit kerusakan akses jalan Kabupaten yang hancur disebabkan pelaku, namun hingga kini belum ada penindakan dari aparat kepolisian setempat.

Berdasakan hasil investigasi dilapangan, ditemukan unit alat berat jenis excavator (Hitachi), tengah meluluhlantakan aliran sungai batang tabir di wilayah Desa Telentam, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, tidak hanya satu titik, aktivitas yang sama juga terjadi di titik yang lain.

Dari hasil wawancara dengan salah satu warga desa Telentam MJ, menyebutkan unit alat berat jenis Hitachi yang meluluhlantakan aliran sungai batang tabir di wilayah Telentam hilir tersebut, warga Ngaol nama Udi disebut sebagai pelaku.

Menurut sumber, pelaku juga diduga dibekingi salah satu tokoh masyarakat setempat, sehingga terkesan berani dan arogan dalam beroperasi peti diwilayah desa Telentam tersebut.

“Milik Udi Ngaol, sepertinyo masih bujangan jadi wajar agak arogan, ditambah lagi keluarga dio ado di wilayah ko sebagai bekingan mungkin,” ucap MJ warga desa Telentam Jum’at (30/01/26).

Ditempat terpisah salah satu tokoh pemuda AR juga menuturkan keresahan warga desa Telentam baik yang di rantau juga miris melihat kerusakan dari dampak (PETI) ilegal diwilayah Desa Telentam. menurutnya, ini kali pertama kerusakan dari dampak PETI ilegal terparah sepanjang sejarah PETI di Desa Telentam.

Melihat dari aliran sungai yang tidak lagi menentu, tebing dan pondasi bahu jalan yang hancur, akses jalan berlumpur, kekeringan air bersih, sungai-sungai tercemari, di tambah hutan belantara di babat hingga punah terlihat di periode ini, dari dampak PETI ilegal di wilayah Desa Telentam.

“Kemarin kami balik kampung, kalau di lihat kondisi kerusakan dari dampak PETI ilegal, ini kali pertama yang paling parah kaya nyo, biko lebih paham lah, yang miris nyo yang merusak orang luar pulo, pantak lah apo bagak nian kampung orang,” terang AR pada media dalam sambungan pribadinya.

Kecemasan dari regenasi pribumi desa Telentam terhadap dampak dari aktivitas penambang emas ilegal, baru-baru ini kian terus mencuat dan memanas. namun anehnya, hingga kini perhatian serius dari Aparat Penegakan Hukum (APH) sektor kepolisian setempat, belum terlihat memberikan penindakan.(Kholil King)

Baca Juga :  Mahasiswi UTM Tuntut Keadilan untuk Een di PN Bangkalan

Sumber : Sekatojambi.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban
Kapolres Akan Lanjuti PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim
Viral..!! Warga Batang Masumai Sebut Alat Excavator PETI Berani Masuk Nibung Dikawal Aparat
Diduga Kakon Napal Kecamatan Kelumbayan Mark Up dan Fiktifkan Dana Desa 2021–2022
Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk
42 Kilogram Ganja Dimusnakan Polres Sarolangun
Dugaan Jaringan Ternak Pita Cukai Terkuak, Forkot Soroti Peran Ganda di Kasus PR Subur Sejahtera
Ayub Ditemukan Mengapung di Sungai Tabir, Kuat dugaan Setelah Kabur Saat Penangkapan Narkoba

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:46 WIB

Warga Talentam Resah Excavator Diduga Milik Udi Ngaol Hancurkan Sungai Batang Tabir

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:07 WIB

Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:56 WIB

Kapolres Akan Lanjuti PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Kakon Napal Kecamatan Kelumbayan Mark Up dan Fiktifkan Dana Desa 2021–2022

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:11 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page